PENGERTIAN MANAJEMEN
Istilah manajemen berasal dari kata kerja “manage” dan menurut kamus The Random House Dictionary Of The English Language, college Edition, perkataan manage berasal dari bahasa italia manegg(iare) yang bersumber pada perkataan latin “manus” yang berarti “tangan” secara harfiah manegg(iare) berarti “menangani atau melatih kuda”, secara maknawiah berarti “ memimpin, membimbing atau mengatur”.
Sumber
Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy. M. A Human Relation dan Publik Relation 1972, hal 04.
George R. Terry manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan : perencanaan, pengorganisasian, penggiatan dan pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lain.
Sumber
Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy. M. A Human Relation dan Publik Relation 1972, hal 05.
KESIMPULAN
manajemen merupakan sebuah proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan, perencanaan, pengorganisasian,memimpin, membimbin, mengatur, penggiatan dan pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan.
FUNGSI MANAJEMEN
Henry Fayol menyatakan bahwa fungsi manajemen diimplementasikan menurut tahap-tahap: planning, organizing, commanding, coordinating. Sementara itu, Luther gulick mengurutkannya lebih banyak lagi, yakni : planning, organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting dan budgeting.
Sumber
Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy. M. A Human Relation dan Publik Relation 1972, hal 06.
FUNGSI FUNDAMENTAL
Terry menanggapnya sebagai proses. Yakni proses aktivitas yang terdiri dari empat sub-aktivitas yang masing-masing merupakan fugsi fundamental. Keempat sub-aktivitas itu yang dalam dunia manajemen dikenal sebagai P.O.A.C adalah singkatan dari :
· Planning = perencanaan
· Organizing = pengorganisasian
· Actuating = penggiatan/pengawasan
· Controling = pengawasan
Sumber
Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy. M. A Human Relation dan Publik Relation 1972, hal 06.
Kesimpulan
Dari pendapat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa fungsi manajemen dan fungsi fundamental meupakan tahap-tahap: planning, organizing, commanding, coordinating. Sementara itu, Luther gulick mengurutkannya lebih banyak lagi, yakni : planning, organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting dan budgeting dan Planning = perencanaan, Organizing = pengorganisasian, Actuating = penggiatan, pengawasan dan Controling = pengawasan.
PENGERTIAN ORGANIZING
Menurut Prof. Dr. Arifin Abdulrachman organisasi merupakan :
a. Sebagai perkumpulan atau perhimpunan, ikatan atas badan seperti organisasi politik, organisasi tani, dan organisasi buruh, dsb.
b. Sebagai rangka strukturil dalam mana pekerjaan dari banyak orang dilakukan untuk merealisasikan suatu tujuan bersama. Dengan demikian organisasi merupakan suatu systim pembagian pekerjaan, pembagian tugas dan kewajiban antara orang-orang atau group.
Sumber
Oemi Abdurrachman, M.A. Dasar-dasar public Relation 2001, hal 46.
Organizing merupakan jembatan yang menghubungkan rencana dengan pelaksanaan, yakni penggerakan atau penggiatan orang-orang yang akan dilibatkan dalam pencapaian tujuan.
Sumber
Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy. M. A Human Relation dan Publik Relation 1972, hal 7-8.
KESIMPULAN
Organizing merupakan perkumpulan atau perhimpunan, suatu systim pembagian pekerjaan, pembagian tugas dan kewajiban antara orang-orang atau group, yang menghubungkan rencana dengan pelaksanaan, yakni penggerakan atau penggiatan orang-orang yang akan dilibatkan dalam pencapaian tujuan.
KOMUNIKASI MANAJEMEN
Komonikasi manajemen (Management Communication) adalah salah satu dari sekian banyak bidang komonikasi dalam lingkungan komunikasi manusia (human communication).bidang komunikasi lainnya adalah komunikasi politik (Political Communicatiaon), komunikasi internasional (International Commonication), komunikasi antara budaya (Intercultural Communication), komunikasi pembangunan (Development communication) komunikasi tradisional (Traditional Communication), dan lain-lain
Sumber
Prof. Drs. Onong Uchjana Effendy. M. A Human Relation dan Publik Relation 1972, hal 10
Kesimpulan
Dari pengertian di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa komunikasi manajemen adalah salah satu dari sekian banyak bidang komonikasi dalam lingkungan komunikasi manusia (human communication).bidang komunikasi lainnya adalah komunikasi politik (Political Communicatiaon), komunikasi internasional (International Commonication), komunikasi antara budaya (Intercultural Communication), komunikasi pembangunan (Development communication) komunikasi tradisional (Traditional Communication).
PELAYANAN PUBLIK
Pelayanan publik adalah sebagai pemberi layanan (melayani) keperluan orang atau masyrakat yang mempunyai kepentingan pada organisasi tersebut sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang telah di tetapkan
Sumber;
Widodo joko, 2001. ( DR kridawati sadhana, M.S , Etika birokrasi dalam pelayanan publik cv . citra Malang, 2010, hal. 131 )
PENGERTIAN PUBLIK
Publik adalah masyrakat secara umum itu sendiri, yang selayaknya diurus, diatur dan dilayani pemerintah sebagai administrator tetapi juga sekaligus kadang-kadang bertindak sebagai penguasa dalam pengaturan hokum tata negaranya.
Sumber ;
Kencana Ibnu,1999. ( DR kridawati sadhana, M.S , Etika birokrasi dalam pelayanan publik cv. citra Malang, 2010, hal. 131 )
Kesimpulan
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pelayan public merupakan sebagai pemberi layanan (melayani) keperluan orang atau masyrakat yang mempunyai kepentingan pada organisasi dan masyrakat secara umum itu sendiri, yang selayaknya diurus, diatur dan dilayani pemerintah sebagai administrator.
MODEL PELAYANAN PUBLIK
secara teoritik telah terjadi pergeseran paradigm pelayanan public dari model administrasi publik tradisional (old public administration) ke model manjemen publik yang baru (new public service), menuju model pelayanan publik baru(new public service).
Sumber
DR kridawati sadhana, M.S , Etika birokrasi dalam pelayanan publik cv. citra Malang, 2010, hal. 150.
Model new public service, pelayanan public berdasarkan teori demokrasi yang mengajarkan egaliter dan persamaan hak diantara warga Negara. Dalam model ini kepentingan publik dirumuskan sebagai hasil dialog dari berbagai nilai yang ada di dalam masyrakat. Kepentingan public bukan dirumuskan oleh elite politik seperti yang tertera dalam aturan.
Sumber
DR kridawati sadhana, M.S , Etika birokrasi dalam pelayanan publik cv. citra Malang, 2010, hal. 151
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa model pelayanan publik merupakan Model new public service, pelayanan public berdasarkan teori demokrasi yang mengajarkan egaliter dan persamaan hak diantara warga Negara. Dalam model ini kepentingan publik dirumuskan sebagai hasil dialog dari berbagai nilai yang ada di dalam masyrakat.
FUNGSI PELAYANAN DAN FUGSI PEMERINTAH
Fungsi pelayanan yang dijalankan oleh pemerintah saat ini sesungguhnya sebagaiman dikatakan Rasyid(1997;11) adalah untuk melayani masyrakat. Hal ini berarti pelayanan merupakan sesuatu yang terkait dengan peran dan fungsi pemerintah yang harus dijalankannya. Peran dan fungsinya itu dimaksudkan selain untuk melindungi juga memenuhi kebutuhan dasra masyrakat secara luas guna mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Sumber
Rasyid (1997;11) DR kridawati sadhana, M.S , Etika birokrasi dalam pelayanan publik cv. citra Malang, 2010, hal. 128
Fungsi pemerintah secara garis besar, tugas umum dan fungsi pemerintah dalam pembangunan adalah melayani, mengatur dan memberdayakan masyrakat.
Sumber
DR kridawati sadhana, M.S , Etika birokrasi dalam pelayanan publik cv. citra Malang, 2010, hal. 128.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas bias di ambil kesimpulan bahwa fungsi pelayanan dan pemerintah hampir sama yaitu menjalankan pemerintah saat ini sesungguhnya sebagaiman dikatakan Rasyid(1997;11) adalah untuk melayani masyrakat. Hal ini berarti pelayanan merupakan sesuatu yang terkait dengan peran dan fungsi pemerintah yang harus dijalankannya. Peran dan fungsinya itu dimaksudkan selain untuk melindungi juga memenuhi kebutuhan dasra masyrakat secara luas guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan Fungsi pemerintah secara garis besar, tugas umum dan fungsi pemerintah dalam pembangunan adalah melayani, mengatur dan memberdayakan masyrakat.
RESPONSIFITAS PELAYANAN PUBLIK
Responsifitas pelayanan publik adalah kemampuan organisasi untuk mengindrntifikasi kebutuhan masyrakat, menyusun prioritas kebutuhan, dan mengembangkannya ke dalam berbagai program pelayanan. Responsifitas mengukur aya tanggap organisasi terhadap tanggapan organisasi terhadap harapan, kainginan dan aspirasi serta tuntutan warga pengguna layanan. Tujuan utama pelayanan public adalah memenuhi kebutuhan masyrakat (need and affair public. Bdk. Fokus Administrasi publik).
sumber
DR kridawati sadhana, M.S , Etika birokrasi dalam pelayanan publik cv . citra Malang, 2010, hal. 297.
Pelayanan publik non-partisan adalah system pelayanan yang menperlakukan semua pengguna layanan secara adil tanpa membeda-bedakan berdasarkan status sosil ekonomi, kesukuan, etnik, agama, kepartaian, dan sebagainya.
sumber
DR kridawati sadhana, M.S , Etika birokrasi dalam pelayanan publik cv . citra Malang, 2010, hal. 298
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa responsifitas pelayanan publik merupakan kemampuan organisasi untuk mengindrntifikasi kebutuhan masyrakat, menyusun prioritas kebutuhan, dan mengembangkannya ke dalam berbagai program pelayanan. Responsifitas mengukur aya tanggap organisasi terhadap tanggapan organisasi terhadap harapan, kainginan dan aspirasi serta tuntutan warga pengguna layanan. Tujuan utama pelayanan public adalah memenuhi kebutuhan masyrakat (need and affair public. Bdk. Fokus Administrasi publik).